Kata “Phising”tersebut berasal dari plesetan kata “Fihising” yang artinya memancing. Modus kejahatan ini memang dilakukan untuk memancin data / Identitas pribadi dengan memberikan “umpan” penyamaran yang seolah-olah benar dan meyakinkan, padahal sebenarnya ilegal. Banyak sudah korban yang identitasnya dicuri, misalnya acccount emai, YM, kartu kredit bahkan account internet Banking. Yang terakhir dampaknya sungguh sangat berbahaya karena bisa jadi uang anda akan lenyap habis dalam waktu sekejap. Phiser : orang yang melakukan phising, melakukan kegiatannya secara terang-terangan dalam mengorek informasi yang diinginkannya.

Bagi pengguna Internet banking, mesti waspada (hati-hati, tapi tdk perlu antipati) dalam bertransaksi melalui internet banking. Masing ingat kejadian “phising” yang terjadi pada nasabah BCA..? pada saat itu ada orang membuat alamat website internet banking bank tersebut dengan alamat yang mirip yaitu http://www.clickbca.com (padahal aslinya http://www.klikbca.com ) dengan tampilan yang sangat mirip. Ketika nasabah mengisikan biodata termasuk unsername dan password nya, kemudian submit (login), maka pemilik fake login dari web palsu tersebut mempunyai semua identitas kita dan bisa diunakan untuk transaksi. Nah tuh….gawatkan. Makanya kita harus hati-hati dan mengenali modus operandi dari phising tersebut.

Cara yang sering / umum digunakan oleh penipu untuk melakukan phising adalah sebagai berikut:

• Mengirimkan secara acak, mengguanakan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan pengguna internet sehingga pengguna internet terpancing menerima keabsahan e-mail atau website. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti; bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti; password, PIN dan nomor kartu kredit

• Phiser: Mengirimkan email yang berisikan formulir yang seolah-olah berasalkan dari badan yang syah dan terpercaya, dimana anda harus mengisikan data pribadi termasuk data kart kredit, account internet banking dll, sehingga si phiser tadi dapat menggunakannya dan menguras uang kita. (waduh …gawat)

• Membuat situs palsu yang sama persis dengan situs resmi, atau pelaku phishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.

• Membuat hyperlink ke website palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim.

Cara Menghindari Phising

Katanya sih …. semua Browser yang sering kita pakai (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera) sudah dilengkapi Anti phising-nya, Namun hal tersebut tidak bisa menjamin dan menghindari bahaya phising 100%. Pencegahan yang paling baik adalah dari diri kita sendiri.

Caranya adalah lebih waspada dan teliti ketika di dunia maya. Selalu melihat dan memperhatikan alamat situs. Pastikan alamat situs di URL Address nya benar dan kita kenali.

Apabila alamat situs yang kita masukkan sudah sesuai, maka tidak ada yang perlu ditakutkan. Namun apabila alamat situs tersebut tidak sesuai, bahkan terkesan mengada-ada, maka patut dicurigai bahwa ini adalah phising.


Hati-hati dan waspada, Jangan mudah mengisikan data pribadi dalam formulir (mengisikan account email, kartu kredit, tabungan dll) di internet.

Semoga bermanfaat
|
This entry was posted on 07.42 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: